Menyingkap Drama Veda Ega Jelang Finish Moto3 Austria, Petaka di Posisi 4 Besar
WARTABANJAR.COM - Minggu, 20 September 2026 pukul 16.00 WIB. Veda Ega sudah siap menggeber motornya untuk 20 kali memutasi Sirkuit Red Bull Rings, Austria.
Pembalap Indonesia yang masih berusia 17 tahun itu berada di posisi ke-19 Moto3 Austria 2026.
Tentu, ini adalah posisi start yang tidak menguntungkan. Veda Ega sendiri mungkin tidak menginginkan berada di posisi tersebut.
Di depannya ada 18 pembalap lain yang masing-masing memiliki kemampuan luar biasa.
Saatnya start. Perlahan, pembalap Honda Team Asia tersebut bergerak maju.
Satu posisi dilewati Veda Ega. Kemudian satu lagi. Begitu seterusnya.
Dari posisi ke-19, Veda Ega mulai masuk ke rombongan yang memperebutkan posisi depan.
Yang awalnya mungkin hanya tentang bagaimana meraih beberapa poin, perlahan berubah menjadi sesuatu yang lebih besar.
Veda Ega mulai memiliki kans berada di barisan depan.
Posisi ke-4 pun diraihnya. Jelas ini, bukan posisi yang datang dengan mudah.
Veda Ega harus bertarung di tengah rapatnya rombongan pembalap, termasuk dengan David Munoz.
Ketika berada di posisi keempat, peluang Veda Ega untuk finish dengan hasil gemilang terbuka lebar.
Mendadak cerita berubah. Saat balapan tinggal menyisakan empat lap, Veda Ega terlibat insiden dengan David Munoz di Tikungan 4.
David Munoz mendadak crash. Terjatuh.
Race Direction kemudian menjatuhkan sanksi long lap penalty kepada Veda Veda karena dinilai menjadi penyebab insiden tersebut.
Masalahnya, hukuman itu datang ketika pembalap asal Yogyakarta sedang berada di posisi keempat. Tinggal beberapa lap lagi menuju bendera finish.
Veda Ega pun harus masuk ke jalur long lap.
Dan di situlah belasan posisi yang sudah diperjuangkannya perlahan menghilang.
Ketika kembali ke lintasan, Veda terlempar ke posisi ke-13.
Namun drama belum selesai.
Veda Ega dinyatakan tidak menjalani long lap penalty dengan benar sehingga harus mengulang penalti tersebut.
Sekali lagi ia masuk ke jalur hukuman. Sekali lagi waktunya hilang. Dan kali ini, tidak banyak lap tersisa untuk mengejar.