WARTABANJAR.COM, BONTANG - Pelajar yang menderita sakit seperti mual, muntah dan pusing setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) Kembali terjadi di Kota Bontang Provinsi Kalimantan Timur, Senin (10/8/2026).

Ini hanya berselang lima dari peristiwa sebelumnya.

Setelah pada Rabu (5/8/2026) sebanyak 11 siswa dan tujuh guru SDN 012 Bontang Selatan sakit, kini giliran 36 siswa dan guru SMP Vidatra PT Badak LNG.

Menurut Kepala Sekolah Vidatra Solikhin, siswa dan guru mulai mengeluh sakit sekitar pukul 09.50 Wita usai usai menyantap menu yang dibagikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bontang Selatan 5.

Total ada sekitar 36 orang yang mengaku tidak enak badan disertai mual dan muntah.

Sebanyak 21 orang di antaranya dilarikan ke Rumah Sakit Badak, sementara siswa lainnya membaik.

Menu program andalan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raya, yang dibagikan kepada siswa yakni nasi gurih, ayam suwir, tumis wortel, oseng tahu, dan buah jeruk.

“Ini kejadian pertama kali,” ujar Solikhin.

Baca juga: MBG Tetap Dibagikan di SDN 012 Bontang Kaltim Meski Sempat Bikin Sakit Murid

Kejadian ini tentunya membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang Kembali harus memeriksa sampel MBG yang diberikan kepada siswa.

Kepala Dinkes Kota Bontang, Totoek Pribadi Ekowati, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman, koordinasi dan mengambil sampel makanan dari dapur SPP.

Menurut Totoek, penanganan kejadian tersebut dilakukan dengan mekanisme yang sama seperti kasus keluhan penerima MBG sebelumnya.

“Perlakuannya sama seperti sebelumnya, kami masih dalami dulu. Besok kami juga akan melakukan pertemuan yang dipimpin Pak Wakil Wali Kota,” ujarnya.

Baca juga: Gerakan Pangan Murah di Barabai HST Diserbu Warga Jelang Bulan Maulid

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Ahmad Sugarto dan Totoek mengunjungi sejumlah siswa yang mendapat perawatan di Rumah Sakit LNG Badak

Dalam kunjungan tersebut, Agus menggali informasi terkait kronologi kejadian, termasuk menu MBG yang diterima siswa serta keluhan yang dirasakan.