WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Kebakaran lahan masih terjadi di kawasan Jalan A Yani, Desa Pengayuan, Kecamatan Liang Anggang Selatan, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (9/8/2026).

Pantauan di lokasi sekitar pukul 10.30 Wita, kepulan asap putih masih terlihat dari lahan yang terbakar di sisi Jalan A Yani. 

Meski api telah beberapa kali disiram, titik panas disebut masih muncul dari bagian bawah lahan.

Seorang warga yang juga pedagang setempat, Yani, mengatakan kebakaran telah berlangsung sekitar tiga hari, sejak Jumat (7/8/2026).

“Untuk yang di sini sudah tiga harian, Jumat, Sabtu, Minggu,” ujarnya.

Baca juga: Kabut Asap Karhutla Menyebar, Kalteng Nomor 1 dan Kalsel Nomor 3 Pencemaran Udara se-Indonesia

Menurutnya, upaya pemadaman telah beberapa kali dilakukan, namun kebakaran kembali muncul karena material kering yang berada di dalam lahan masih menyimpan panas.

Ia menjelaskan, salah satu material yang mudah terbakar di lokasi merupakan kulit galam yang dalam kondisi kering dapat menyimpan panas cukup lama.

Kondisi tersebut membuat api sulit benar-benar padam meski permukaan lahan telah disiram.

Baca juga: Ratikita.id HST Masuk 7 Besar Nominator Kalpataru 2026, KLH Dorong Perluas Gerakan ke Desa

Pedagang tersebut menyebut kejadian kebakaran lahan seperti ini bukan pertama kali terjadi melainkan hampir setiap tahun.

Selain ancaman api, dampak yang paling dirasakan warga dan pedagang adalah asap. 

Kabut asap disebut lebih tebal pada pagi hari hingga menutupi kawasan sekitar.

“Kalau pagi sudah full putih. Kalau sudah siang seperti ini sudah berkurang, karena semakin tinggi matahari dan ada angin yang membuat asap menghilang,” ungkapnya.

Kondisi tersebut juga menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak.

“Yang ditakutkan ada anak-anak sakit pernapasan, ISPA, sakit tenggorokan. Flu dan batuk juga ada,” katanya.

Ia menilai asap justru menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius karena dapat terhirup oleh siapa saja yang berada di sekitar lokasi.