WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih membuat warga yang tinggal dan berkebun di kawasan Loktabat Utara, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, harus meningkatkan kewaspadaan.

Suyatno, seorang petani di kawasan Jalan Teluk, Loktabat Utara, mengatakan api dalam beberapa hari terakhir terus bergerak mendekati area perkebunan warga.

Menurutnya, kondisi lahan yang sebagian merupakan gambut membuat warga harus berjaga agar api tidak merembet ke kebun maupun permukiman.

“Ini hampir sebulanan sudah ada. Kemarin masih sekitar 500 sampai 600 meter di ujung sana, kemudian tambah ke sini,” ujar Suyatno saat ditemui, Jumat (18/9/2026) sore.

Suyatno mengaku sejak pagi berada di kebunnya untuk memantau kondisi sekitar sekaligus mengamankan tanaman yang dimilikinya.

Baca juga: 29 Rumah Hangus dalam 12 Hari, BPBD dan Damkar HST: Jangan Pakai Stop Kontak Berlebihan

Baca juga: Bangkai Kapal Virgo Masuk ke Kedalaman 29 Meter, Tim Penyelam TNI AL Pasang Tali Tambat

Ia menanam berbagai jenis tanaman, mulai dari kacang-kacangan, cabai, terong hingga sayur-sayuran.

“Ulun ngebon di sini. Ini kebun ulun (saya). Ada kacang-kacangan, lombok, terong dan sayur-sayuran,” katanya.

Suyatno menjelaskan, api sebelumnya tidak langsung merambat dari satu lahan ke lahan lain.

Namun, angin membuat material kering seperti daun dan bagian tanaman yang mudah terbakar dapat terbawa hingga puluhan meter.

“Angin itu membawa api. Mungkin dua sampai tiga meter kena. Kalau ada tanahnya, merambat ikut terbakar. Di belakang itu gambut separuhnya,” tuturnya.

Ia bahkan mengaku sempat melihat material kering terbakar secara tiba-tiba di lokasi yang berjarak sekitar 50 meter dari sumber api sebelumnya.

“Enggak tahu, pokoknya seperti klaras atau yang kering-kering ikut naik, jatuh di situ, lalu nyala. Enggak ada yang merambat dari sana,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat Suyatno bersama pekebun lainnya memilih berjaga dan memadamkan api secara bersama-sama apabila mulai mendekati tanaman mereka.

Menurutnya, menjaga kebun merupakan bentuk perlindungan terhadap sumber penghasilan warga. Sebab, tanaman yang terbakar berarti modal yang telah dikeluarkan petani ikut hilang.