29 Rumah Hangus dalam 12 Hari, BPBD dan Damkar HST: Jangan Pakai Stop Kontak Berlebihan
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Kebakaran permukiman terjadi berulang di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam 12 hari terakhir.
Pada 6-17 September 2026, tercatat ada delapan kejadian dengan 37 bangunan terdampak.
Dari jumlah tersebut, 29 rumah terbakar hingga 100 persen, sementara delapan bangunan lainnya mengalami kerusakan sebagian.
Kebakaran pertama terjadi pada Minggu (6/9/2026) di Desa Aluan Bakti, Kecamatan Batu Benawa.
Baca juga: Soroti Arisan Online Bodong dengan Kerugian Rp389 Juta, Ketua DPRD Banjarmasin Minta Warga Waspada
Baca juga: Bangkai Kapal Virgo Masuk ke Kedalaman 29 Meter, Tim Penyelam TNI AL Pasang Tali Tambat
Tiga rumah warga ludes terbakar, sedangkan dua bangunan lainnya terdampak sebagian.
Tiga hari kemudian, Rabu (9/9/2026) malam, api kembali membakar rumah warga di Desa Panggang Marak, Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS).
Dua rumah dalam kejadian tersebut terbakar hingga 100 persen.
Kebakaran berlanjut pada Kamis (10/9/2026) dini hari di Desa Tabat Padang, Kecamatan Haruyan. Satu rumah warga hangus terbakar.
Pada malamnya, kebakaran kembali terjadi di Desa Sungai Jaranih, Kecamatan LAS.
Kali ini, 12 bangunan terdampak.
Sebanyak sembilan bangunan terbakar hingga 100 persen, sementara tiga lainnya mengalami kerusakan sebagian.
Empat hari berselang, Senin (14/9/2026) sore, tiga rumah warga di Desa Birayang Timur, Kecamatan Batang Alai Selatan, kembali terbakar.
Selanjutnya pada Selasa (15/9/2026) siang, empat rumah di Desa Murung Taal, Kecamatan LAS, ludes terbakar.
Keempatnya mengalami kerusakan hingga 100 persen.
Sehari kemudian, Rabu (16/9/2026) pagi, kebakaran terjadi di Desa Tabudarat Hilir, Kecamatan LAS. Tujuh bangunan terdampak, terdiri dari lima bangunan yang terbakar 100 persen dan dua lainnya mengalami kerusakan sebagian.
Belum berhenti, kebakaran kembali terjadi pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita di Jalan Bulau Indah Baru, Komplek Masjid Al-Um, Desa Banua Binjai, Kecamatan Barabai.
Tiga rumah terdampak dalam kejadian tersebut.
Rumah Usman dan Abdurrahman masing-masing mengalami kerusakan 100 persen, sedangkan rumah Nor Ipansyah mengalami kerusakan sekitar 5 persen.