Usai Lihat Langsung DPRD Kalsel Dorong Pembenahan Asrama Mahasiswa Kalsel di Surabaya
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Usai meninjau langsung dan berkomunikasi dengan para penghuninya, DPRD Kalsel akan berkoordinasi dengan pemprov untuk melakukan pembenahan terhadap asrama mahasiswa Kalsel di Surabaya, Jatim.
Pembenahan asrama yang lebih dikenal dengan sebutan AMKS Hasanuddin HM itu dikarenakan kondisi fisiknya yang sudah mengalami penurunan kualitas.
Meski demikian, pembenahan itu diharapkan tetap mempertahankan nilai-nilai sejarah dan kekhasan Banjar.
Komitmen untuk mendorong dilakukannya pembenahan AMKS Hasanuddin HM disuarakan Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Habib Hamnid Bahasyim.
Bersama perwakilan Biro Umum Setda Kalsel, pada Kamis (6/8/2026), ia meninjau langsung AMKS Hasanuddin HM yang berlokasi di Jalan Pucang Adi, Surabaya.
Baca Juga: Hadiri Pemusnahan Narkoba di Polda, Ketua DPRD Kalsel: "Ini Sejalan Asta Cita Presiden"
Baca Juga: Sekdaprov Kalsel Pimpin Peserta PKN ke Jatim,
Asrama nahasiswa ini sudah berumur 42 tahun sejak diresmikan pada 5 April 1984 pada era pemerintahan Gubernur Mistar Tjokrokoesoemo.
Tidak sekadar menjadi tempat tinggal, asrama ini juga menjadi tempat diskusi dan berbagai kegiatan di luar kampus.
Karenanya, tidak sedikit tokoh Kalsel yang pernah mendiami asrama bersejarah itu.
Menurut Habib Hamid, ada sejumlah fasilitas yang perlu diremajakan agar penghuni merasa lebih nyaman.
“Kami sangat mendukung setiap progres pembenahan asrama ini. Dari hasil peninjauan memang ada sejumlah fasilitas yang perlu diremajakan, mulai dari kasur, lemari, hingga penambahan exhaust fan agar sirkulasi udara di kamar tetap sehat,” katanya.
Menurut Habib Hamid, seluruh kebutuhan yang disampaikan penghuni akan segera dikoordinasikan bersama mitra kerja agar proses pembenahan dapat direalisasikan.
Tak hanya memperbaiki fasilitas fisik, Komisi I DPRD Kalsel juga berharap AMKS Hasanuddin semakin berfungsi sebagai pusat aktivitas mahasiswa asal Kalsel di Surabaya.
“Kami berharap asrama ini tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi pusat aktivitas organisasi dan pengembangan diri mahasiswa. Aspirasi yang disampaikan akan kami tindaklanjuti bersama mitra kerja,” ujarnya.