Jadwal keberangkatan yang semula direncanakan pada 21 Juni 2026 bergeser berulang kali karena alasan overbook tiket dan belum terbitnya visa akibat regulasi baru.

Para jemaah kemudian diberangkatkan ke Jakarta pada 10 Juli 2026 untuk menunggu kepastian keberangkatan.

Namun mereka masih harus menunggu sekitar sepekan sebelum akhirnya memperoleh tiket menuju Arab Saudi pada 18 Juli 2026.

“Setelah beberapa hari di Makkah dan Madinah, kami dipindahkan ke Jeddah untuk persiapan pulang. Tetapi sejak Senin (27/7/2026) sampai hari ini kami masih tertahan di sini,” katanya.

Tadil menjelaskan, rombongan asal Tanjung yang semula mengambil paket perjalanan 16 hari akhirnya digabung dengan rombongan Barabai yang mengambil paket 12 hari karena penyesuaian jadwal keberangkatan. (wartabanjar.com/sud)