WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Sebanyak 220 pedagang terdampak penyegelan kios di Pasar Baru Permai Banjarmasin, dan terancam tak bisa berjualan di lokasi tersebut lagi, jika kios-kios itu terpaksa harus dikosongkan karena tunggakan tak dibereskan. 

Penyegelan kios ratusan pedang tersebut dilakukan Perumda Pasar Banjarmasin, gegara para pedagang tak melaksanakan kewajiban mereka sebagaimana seharusnya. Pedagang menunggak membayar retribusi. 

Hal ini disampaikan Direktur Operasional dan Bisnis Perumda Pasar Banjarmasin, Azhar Budi, saat dikonfirmasi media ini, Kamis (01/10/2026) sore. 

Dibeberkan Azhar, tunggakan retribusi ratusan pedagang tersebut bervariasi, ada yang lima bulan, enam bulan, bahkan sampai 12 bulan atau setahun.

Adapun retribusi yang harus dibayar para pedagang yakni sekitar Rp200.000 perbulan. 

Menurut Azhar, sanksi terberat yakni pengosongan kios pun bisa terjadi, jika ratusan pedagang itu tak kunjung membereskan tunggakan selama masa toleransi pascapenyegelan.

"Sebenarnya terus terang kami dari Perumda tidak ingin penyegelan ini, karena tentu ada dampak juga ke para pedagangnya. Karena itu, sesuai aturan, kita ada waktu 7 hari setelah penyegelan, para pedagang bisa membayar tunggakan mereka sehingga kios bisa dibuka kembali," kata Azhar.

Baca Juga: Santunan Korban Meninggal Kapal Virgo Total Rp 3 Miliar 28 Juta Diserahkan kepada Keluarga

Baca Juga: Hari Ini Bus Tayo Listrik Beroperasi, Ukuran Jumbo Mampu Bawa 50 Penumpang Trans Banjarbakula

Meski ada semacam toleransi 7 hari usai disegel, menurut Azhar, tidak menutup kemungkinan kios-kios itu terpaksa harus dikosongkan.

Hal itu dapat dilakukan pihak Perumda jika hingga batas waktu yang diberikan, tunggakan retribusi tak kunjung diselesaikan para pedagang. 

"Kalau sampai batas waktu 7 hari itu tidak dibayar para pedagang, maka mau tidak mau kita mohon maaf dengan terpaksa kios-kios itu harus dikosongkan," tegasnya.

"Nanti misalnya sampai 7 hari setelah kita segel tidak dibayar juga, sebelum pengosongan paling dari Perumda Pasar kita akan kasih surat lagi yah," katanya lagi.