WARTABANJAR.COM, SERUYAN - Beberapa jenazah yang diduga korban tenggelamnya Kapal Virgo terus ditemukan di perairan Kabupaten Seruyan, Kalteng.

Tragisnya, di antara jenazah itu ada yang ditemukan dalam kondisi tidak utuh.

Seperti temuan pada Selasa (29/9/2026) di kawasan pesisir Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Seruyan.

Ada tiga jenazah yang ditemukan, dua di antaranya dalam kondisi hanya kerangka.

Tragisnya, seluruh jenazah itu tidak bisa langsung dievakuasi karena kondisi medan yang sulit serta keterbatasan personel dan kantong mayat.

Evakuasi terhadap satu jenazah baru bisa dilakukan setelah tim SAR gabungan dari Kabupaten Kotawaringin Barat datang ke lokasi. 

Baca Juga: Jenazah Tanpa Kepala Dievakuasi dari Pesisir Seruyan Kalteng, Diduga Korban Kapal Virgo 

Baca Juga: Ternyata Nakhoda Kapal Virgo Sudah di Dalam Rutan Polda Kalsel, 67 Penumpang Masih Dicari

Informasi yang diperoleh dari Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol Dony Eka Putra, ketiga jenazah yang diduga korban Kapal Virgo Transport 8 itu ditemukan di sekitar Sungai Teruntum, antara Sungai Sangalang dan Sungai Serimbang, serta sekitar Sungai Serimbang.

Saat ditemukan, jenazah yang pertama ditemukan pada sekira pukul 07.00 WIB mengenakan baju hitam lengan pendek dan celana pendek hitam. 

Selang tujuh jam kemudian, ditemukan jenazah kedua yang hanya berupa kerangka.

Dan, jenazah ketiga ditemukan sekira satu jam setelah penemuan jenazah kedua.

Jenazah ini juga dalam kondisi badan tidak utuh dan mengenakan celana jins warna hitam.

Karena ketersediaan kantong mayat hanya dua, jenazah ketiga ini tidak bisa langsung dievakusi tetapi dipinggirkan terlebih dulu di lokasi aman dari hempasan ombak.

Hingga Kamis (1/10/2026), personel personel Satpolairud Polres Seruyan terus melakukan penyisiran untuk bisa mengevakuasi apabila ditemukan jenazah baru.

“Kendalanya lebih ke kondisi medan yang sulit, harus menyeberangi beberapa sungai. Pantai berlumpur dan hutan sehingga sulit melakukan evakuasi melalui jalur darat,” kata Dony.