Sempat Telantar, 38 Jemaah Umrah HST dan Tabalong Pulang Difasilitasi Anggota DPR
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Akhirnya dengan difasilitasi dua anggota DPR RI dari Dapil Kalsel, sebanyak 38 jemaah umrah yang sempat telantar di Jeddah, Arab Saudi, dapat pulang.
Adapun dua anggota DPR yang memfasilitasi kepulangan jemaah umrah itu adalah Bambang Heri Purnama dan Rifqinizamy Karsayuda.
Sebanyak 38 jemaah umrah yang telantar itu terdiri atas 28 warga HST (Hulu Sungai Tengah) dan 10 warga Tabalong.
Seperti dikutip dari akun Instagram Rifqnizamuy Karsayuda, Sabtu (1/8/2026), jemaah itu menghubungi anggota DPR tersebut melalui video call untuk mengadukan nasibnya.
Meindaklanjuti itu, Rifqnizamy menghubungi Konjen RI di Jeddah, Sugiri untuk melaporkan masalah tersebut sekaligus berkoordinasi mencari solusinya.
"Pihak KJRI lantas mengevakuasi seluruh jemaah umrah ke penginapan yang semua biayanya disiapkan negara," tulis Rifqinizamy.
Ia pun menginformasikan, Bambang Heri Purnama juga kemudian melakukan video call.
Baca Juga: 28 Jemaah Umrah Asal Barabai HST Terlantar di Jeddah, 4 Hari Tanpa Kepastian Pulang
Baca Juga: Harga Pertamax Turun 1 Agustus 2026, Cek BBM Kalsel, Kalteng, Kaltim, Kalbar, Kaltara
Bambang Heri menginformasikan dirinya yang kebetulan juga sedang umrah sudah menemui jemaah yang sempat telantar itu di penginapan yang disiapkan pemerintah di Mekkah.
"Kanda Bambang menyampaikan ke saya sedang mencarikan tiket kepulangan seluruh jemaah tersebut," lanjut ketua Komisi II DPR RI tersebut.
Sebelumnya, salah seorang jemaah, Tadil, mengatakan hingga Jumat (31/7/2026) pagi waktu Jeddah, kondisi rombongan masih memprihatinkan karena sebagian besar jamaah mulai kehabisan biaya hidup.
“Kami sudah empat hari berada di Jeddah tanpa dibiayai. Uang jamaah juga sudah hampir habis, sementara sampai hari ini belum ada kepastian tiket pulang,” ujarnya kepada Wartabanjar.com, Jumat (31/7/2026).
Menurut Tadil, rombongan yang masih tertahan berjumlah 38 jemaah, terdiri atas 28 jemaah asal Barabai, HST dan 10 jemaah asal Tanjung, Tabalong.
Seluruhnya merupakan peserta perjalanan umrah melalui Syakira Tour.
Ia menceritakan, perjalanan umrah yang mereka jalani sejak awal telah mengalami beberapa kali penundaan.