WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Seekor musang berhasil diselamatkan petugas BPBD Kota Banjarbaru saat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Cempaka, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. 

Peristiwa tersebut menjadi salah satu gambaran dampak karhutla yang tidak hanya menghanguskan lahan, tetapi juga mengancam kelangsungan hidup satwa liar beserta habitatnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Banjarbaru, Harun Arrasyid mengatakan musang tersebut ditemukan saat petugas melakukan pemadaman kebakaran beberapa waktu lalu.

”Teman-teman bisa menyelamatkan satu satwa liar, musang yang terperangkap. Dia memang sudah tidak bisa lari lagi ke kanan, kiri, depan maupun belakang karena terkurung api,” ujarnya, Jumat (31/7/2026). 

Menurut Harun, musang itu bertahan dengan bersembunyi di sebuah cekungan sehingga terhindar dari kepulan asap. 

”Hanya saja pada saat ditemukan, binatangnya lumayan panik, stres. Mungkin ada beberapa luka juga karena dia berusaha berontak saat diselamatkan,” tambahnya.

Baca Juga Ombudsman Desak PT PLN Beri Kompensasi Warga Kalsel Terdampak Pemadaman

Baca Juga Tips Sehat Jalan 10 Ribu Langkah per Hari Mampu Turunkan Risiko Kematian

Setelah berhasil dievakuasi, musang tersebut dirawat sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak yang berkompeten untuk dilepasliarkan kembali ke habitatnya.

Harun menjelaskan, secara naluriah satwa liar akan berusaha menghindari ancaman seperti api maupun gangguan lainnya. 

”Namun dalam kondisi tertentu, kebakaran yang meluas membuat satwa tidak lagi memiliki jalur untuk menyelamatkan diri,” ungkapnya. 

Harun mencontohkan, saat kebakaran yang melanda kawasan Sungai Ulin beberapa waktu lalu, sejumlah sarang burung manyar turut terdampak kobaran api.

”Dua minggu yang lalu kejadiannya, sarang-sarang burung itu hampir semuanya ikut terbakar. Sangat disayangkan karena habitatnya ikut terdampak,” jelasnya.

Ia berharap kebakaran hutan dan lahan tidak terus meluas karena dapat merusak vegetasi sekaligus menghilangkan habitat berbagai satwa liar.

”Nanti dari yang ahlinya mungkin akan melihat sejauh mana dampak kebakaran ini berakibat kepada habitat makhluk-makhluk liar,” pungkasnya. (wartabanjar.com)