Lintasan Atletik 17 Mei Banjarmasin Rampung, Dinas PUPR Kalsel Serahkan ke Dispora
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN -
Pembangunan lintasan atletik Stadion 17 Mei Banjarmasin telah rampung dan siap dimanfaatkan untuk pembinaan prestasi olahraga maupun aktivitas masyarakat.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan resmi menyerahkan aset hasil pekerjaan kepada Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Jumat (31/7/2026).
Turut hadir pihak kontraktor, pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kalimantan Selatan, serta jajaran Dispora Kalsel di acara penyerahan.
Adapun fasilitas yang telah selesai dikerjakan meliputi lintasan lari atletik, tiang dan jaring hammer cage, aluminium curbing di sekeliling lintasan, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
Kepala Dinas PUPR Kalsel M. Yasin Toyib melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Ryan Tirta Nugraha, mengatakan penyelesaian pekerjaan lintasan atletik menjadi langkah penting agar fasilitas olahraga tersebut dapat segera dioperasikan tanpa harus menunggu lebih lama.
Baca Juga Ombudsman Desak PT PLN Beri Kompensasi Warga Kalsel Terdampak Pemadaman
Baca Juga Tips Sehat Jalan 10 Ribu Langkah per Hari Mampu Turunkan Risiko Kematian
“Teman-teman penyedia telah menyelesaikan pekerjaan khusus lintasan atletik. Hari ini sekaligus dilakukan penyerahan operasional kepada Dispora sehingga fasilitas ini bisa langsung dimanfaatkan oleh PASI maupun masyarakat. Bersama-sama juga sudah kami cek, mulai dari ukuran, ketebalan hingga spesifikasi teknis lainnya telah sesuai,” ujarnya.
Ryan menambahkan, saat ini masih terdapat pekerjaan pemasangan kursi tribun yang terus berjalan. Meski demikian, proses tersebut tidak akan mengganggu pelaksanaan pertandingan maupun kegiatan olahraga yang digelar di Stadion 17 Mei.
“Kami berharap masyarakat, khususnya pecinta sepak bola, dapat bersabar menunggu proses pemasangan kursi tribun hingga selesai. Yang terpenting, fasilitas stadion tetap dapat digunakan untuk kegiatan olahraga,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat, terutama para suporter sepak bola dan Barito Mania, untuk bersama-sama menjaga fasilitas stadion yang dibangun menggunakan dana publik.