Kenali Tanda Gumoh Pada Bayi Normal atau Tidak, ini Penjelasannya

Gumoh juga bisa terjadi karena bayi kekenyangan.

dr. Eva menjelaskan, salah satu penyebab gumoh yang paling sering terjadi adalah bayi mengonsumsi susu melebihi kapasitas lambungnya.

BACA JUGA: Tips Atasi Bayi Rewel Saat Tumbuh Gigi, Berikan Teether

BACA JUGA: Penting Diketahui Orangtua, ini Syarat-syarat Pemberian MPASI untuk Bayi Usia 6 Bulan

Tidak jarang bayi yang sebenarnya sudah kenyang masih terus ingin menyusu sehingga susu yang masuk akhirnya keluar kembali.

“Karena ini adalah reaksi ketika dia minum susu dan merasa kekenyangan. Kadang-kadang bayi sudah kenyang masih terus mau menyusu, alhasil gumoh keluar,” ujarnya.

Kondisi tersebut umumnya tidak perlu dikhawatirkan selama gumoh hanya keluar sedikit, tidak menyemprot, serta bayi tetap aktif dan mengalami pertambahan berat badan sesuai usianya.

Meski demikian, orangtua tetap perlu memperhatikan pola menyusu bayi agar tidak terjadi pemberian susu secara berlebihan.

Mengenali tanda kenyang pada bayi juga dapat membantu mengurangi frekuensi gumoh.

Waspada Gumoh Menyemprot

Di sisi lain, dr. Eva mengingatkan bahwa tidak semua gumoh dapat dianggap normal.

Ada beberapa kondisi yang menjadi sinyal perlunya pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga medis.

Salah satu tanda utama yang perlu diwaspadai adalah ketika gumoh keluar dengan tekanan kuat atau menyemprot.

“Itu sudah pasti ada kelainan,” kata dr. Eva.

Gumoh yang menyemprot dapat mengarah pada gangguan tertentu pada saluran pencernaan sehingga memerlukan evaluasi lebih mendalam.