“Pertama Aragon, lalu Phillip Island pada akhir musim, dan Valencia yang kebetulan menjadi putaran terakhir,” tambahnya.
Menurut Lorenzo, karakter ketiga sirkuit tersebut dapat menyulitkan para rival Marquez. Jika persaingan klasemen masih ketat saat memasuki rangkaian balapan itu, Marquez berpeluang mendapatkan keuntungan besar.
“Jika dia sampai di sana dengan klasifikasi yang sangat ketat, dia bisa memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan. Para pembalap lain tidak memiliki aset spesifik yang benar-benar membuat perbedaan,” tutur juara dunia MotoGP tiga kali tersebut.
Lorenzo menilai Marquez memiliki peluang menang hingga 80-90 persen, ketika tampil di sirkuit yang didominasi tikungan kiri. Keunggulan tersebut membuat Aragon, Phillip Island, dan Valencia bisa menjadi penentu perebutan gelar.
“Saya pikir ketika Anda sampai di sirkuit dengan tikungan kiri, seperti ketiga sirkuit ini, Anda memiliki peluang 80-90 persen untuk menang. Namun, di sirkuit dengan tikungan kanan, persaingan jauh lebih ketat. Kejuaraan ini menjadi sangat menarik,” ucap Lorenzo.
Dominasi Marquez pada sirkuit dengan tikungan kiri paling jelas terlihat di Sachsenring, di mana hanya ada tiga tikungan kanan dan 10 tikungan kiri, tujuh di antaranya terhubung melalui sektor kedua dan ketiga.
Keuntungan di tiga lintasan tersebut, dapat membantu Marquez memangkas selisih poin dari Martin dan Ogura.
Konsistensi juga akan menjadi faktor penting karena persaingan di papan atas klasemen masih berlangsung rapat.







