“Kami juga akan membina mereka dari berbagai materi tentang kebudayaan yang ada di Tabalong beserta nilai-nilai budayanya. Harapannya, saat mengikuti pemilihan tingkat provinsi pada 26 Juli 2026; nanti, mereka sudah benar-benar siap,” ujarnya.
Sementara itu, seorang dewan juri dari luar Tabalong, Aswin Heryadi, mengaku optimistis para peserta mampu bersaing di tingkat provinsi.
Menurutnya, meski masih berusia antara 6 hingga 10 tahun, kemampuan para peserta sudah terlihat sangat menjanjikan.
Ia menilai para peserta telah menunjukkan kepercayaan diri, kemampuan berbicara di depan umum, penampilan di atas panggung, hingga penguasaan seni dan budaya yang cukup matang.
“Walaupun masih anak-anak, kemampuan mereka sudah luar biasa. Mulai dari gestur tubuh, catwalk, tari, perkenalan diri, public speaking, sampai penampilan menyanyi sudah sangat bagus. Saya optimistis mereka bisa bersaing,” kata Aswin.
Selain menjadi ajang kompetisi, Pemilihan Ading Utuh Diyang Tanjung diharapkan menjadi wadah mencetak generasi muda yang percaya diri, berkarakter, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian adat istiadat dan budaya Kabupaten Tabalong.
Melalui ajang ini, anak-anak juga didorong menjadi duta budaya cilik yang mampu mengenalkan kekayaan budaya Tabalong hingga tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. (wartabanjar.com/Suhardi)
Editor: Yayu







