Selain pemenuhan infrastruktur fisik, penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola koperasi juga menjadi fokus utama.
Pelatihan manajerial dilakukan secara berjenjang melalui program nasional maupun dukungan anggaran daerah demi menciptakan tata kelola koperasi yang profesional.
BACA JUGA: Koperasi Merah Putih Tanah Laut Resmi Berdiri: Potensi Lokal Siap Digerakkan, Tapi Dananya?
BACA JUGA: Program Koperasi Desa Merah Putih Presiden Prabowo di Tanah Laut, Begini Perkembangannya
“Dan untuk kesiapan SDM, saat ini telah dilatih para calon Manajer Koperasi secara nasional melalui bimbingan TNI termasuk materi manajerial Koperasi,” tambahnya.
Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Laut juga berkomitmen mengawal peningkatan kompetensi para pengurus di tingkat desa melalui alokasi APBD agar tata kelola keuangannya berjalan transparan dan akuntabel.
“Begitu juga Pemda dalam hal ini Diskumdag Tanah Laut melalui APBD tahun 2026 akan melaksanakan peningkatan pemahaman perkoperasian bagi SDM Pengurus dan Pengawas KDKMP,” pungkas Latif.
Kesiapan sarana, modal armada angkutan, hingga pembekalan manajerial ini diharapkan mampu mendorong efisiensi distribusi pangan dan produk lokal di Tanah Laut, sekaligus memperkuat rantai pasok ekonomi warga desa secara berkelanjutan. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor: Yayu







