Siswa Atlet KKO SMAN 2 Banjarmasin Akhirnya Naik Kelas, Disdikbud Kalsel Sebut Ada Perbedaan Aturan
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Pihak sekolah memastikan seluruh siswa atlet KKO (Kelas Khusus Olahraga) SMAN 2 Banjarmasin tetap naik kelas.
Belasan siswa atlet KKO di SMAN 2 Banjarmasin dinyatakan naik kelas usai pertemuan antara pihak sekolah, Disdikbud Kalsel, Dispora Kalsel dan orangtua siswa.
Sebelumnya mereka sempat dinyatakan tidak naik kelas.
Seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan, Abdul Rahim, yang mengapresiasi penyelesaian persoalan tersebut.
Menurutnya masih terdapat kekosongan dan perbedaan regulasi terkait penyelenggaraan KKO yang selama ini menjadi acuan di sekolah.
Abdul Rahim menjelaskan aturan yang selama ini digunakan SMAN 2 Banjarmasin merupakan regulasi internal yang disusun oleh pihak sekolah pada 2013 dan diperbarui pada 2021.
Baca Juga Tangkal Masalah Siswa Atlet KKO SMAN 2 Banjarmasin Terulang, Disdikbud Kalsel Siapkan Pergub
Sementara itu, belum terdapat payung hukum lintas instansi yang mengatur KKO secara komprehensif.
“Jadi sebenarnya peraturan yang dikeluarkan oleh sekolah itu hanya satu pihak saja, dikeluarkan pada tahun 2013 dan diperbarui pada tahun 2021. Untuk itu, ke depan kami bersama instansi dan organisasi terkait akan menyusun dan mengeluarkan regulasi berupa Pergub terkait petunjuk teknis (juknis) KKO bagi satuan pendidikan yang ada di Kalsel, sehingga tidak ada kesalahpahaman ke depannya,” ujar Abdul Rahim usai pertemuan dengan pihak SMAN 2 Banjarmasin, Jumat (24/7/2026).
Ia menjelaskan, penyusunan regulasi tersebut akan melibatkan Kementerian Pendidikan, Disdikbud, Dispora, satuan pendidikan, serta praktisi olahraga.
Langkah ini dilakukan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antarinstansi terkait penyelenggaraan KKO.
Selain menitikberatkan pada prestasi olahraga, regulasi baru tersebut nantinya juga akan mengatur aspek akademik dan pembinaan karakter siswa.
“Akademik ini perlu, integritas juga perlu, begitu juga dengan pembinaan karakter siswa harus ditanamkan dengan baik. Untuk itu, kami akan menyusun sebaik mungkin terkait persentase aspek-aspek tersebut,” tuturnya.