Kisah di Balik Murid SD Temukan Celah Keamanan NASA, Belajar Otodidak Lewat Youtube dan AI

Melalui mekanisme ini, para peneliti diminta melaporkan temuannya secara bertanggung jawab tanpa mengeksploitasi celah tersebut.

Jika laporan dinilai valid, organisasi akan memperbaiki sistem dan biasanya memberikan apresiasi berupa sertifikat, ucapan terima kasih, hingga pencantuman nama pelapor pada daftar Hall of Fame.

Berbeda dengan program bug bounty, VDP umumnya tidak memberikan hadiah uang.

Bagi Aminuddin, penghargaan dari NASA hanyalah langkah awal bagi putranya.

Ia berharap pencapaian tersebut menjadi penyemangat agar Ibrahim terus mengembangkan kemampuan di bidang keamanan siber hingga suatu saat mampu mengikuti program bug bounty yang memberikan imbalan finansial kepada para peneliti keamanan.

“Harapannya bisa tambah semangat habis dapat itu. Mungkin ke depannya bisa dapat bug bounty, biar bisa tambah semangat lagi. Karena kalau memang ingin jadi cybersecurity profesional, berarti sudah mengarah ke pekerjaan,” ujarnya.

Ia juga berharap kisah anaknya menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia lainnya.

“Semua sekarang lebih mudah. Ada internet, ada AI, ada YouTube. Tinggal niat belajarnya saja. Semoga ini bisa memotivasi anak-anak lain yang suka dunia IT,” katanya. (wartabanjar.com/sud/berbagai sumber)