Caviar menyebut varian Gold dibuat sebagai penghormatan untuk menyambut ulang tahun Apple ke-50.

Pemesanan untuk seluruh koleksi ini sudah dibuka Caviar, meski perlu digarisbawahi bahwa produk tersebut sama sekali bukan rilisan resmi Apple.

Hingga saat ini, Apple belum mengonfirmasi keberadaan iPhone lipat.

Kendati demikian, bocoran seputar perangkat ini terus bermunculan dalam beberapa bulan terakhir.

Salah satunya dari pembocor gadget Sonny Dickson, yang membagikan foto unit dummy iPhone Fold di platform X.

Foto tersebut memperlihatkan iPhone Fold akan mengusung desain lipat model buku, serupa dengan sejumlah ponsel lipat Android yang sudah ada di pasaran.

Dalam kondisi terbuka, layar utamanya disebut berukuran sekitar 7,8 inci, sementara layar luarnya sekitar 5,5 inci.

Saat dilipat, rasio layarnya digambarkan lebih pendek dan lebih lebar dibandingkan iPhone biasa, menyerupai bentuk paspor (passport-style).

Dummy tersebut juga menunjukkan modul kamera belakang berbentuk kapsul memanjang di sisi kiri perangkat, memuat dua kamera dengan lampu kilat di sampingnya, sementara kamera depan ditempatkan di sudut kiri atas layar utama bagian dalam.

Selain soal desain, sejumlah laporan menyebut iPhone Fold kemungkinan tidak akan dilengkapi Face ID.

Sebagai gantinya, Apple diperkirakan kembali mengandalkan sensor sidik jari Touch ID yang terintegrasi dengan tombol daya, baik untuk membuka kunci perangkat maupun autentikasi pembayaran Apple Pay.

Dari sisi perangkat lunak, Apple diprediksi memanfaatkan ekosistem aplikasi iPad agar pengalaman menggunakan layar lipat terasa lebih matang sejak awal peluncuran.

Sejumlah laporan juga menyebut keunggulan utama iPhone Fold bukan terletak pada spesifikasi hardware semata, melainkan kualitas konstruksi bagian engsel (hinge).

Sebagaimana dikutip Gizmo China, dengan bekas lipatan layar atau crease yang disebut-sebut nyaris tak terlihat saat perangkat dibuka. (Wartabanjar.com)