Mengisi Daya Ponsel Ada Urutannya Biar Baterai Lebih Awet
WARTABANJAR.COM - Mengisi daya ponsel mungkin terkesan aktivitas yang sederhana, karena bisa dilakukan hampir semua pengguna.
Meski demikian, mengecas ponsel sejatinya memiliki urutan langkah yang penting diperhatikan agar perangkat tetap awet.
Saat hendak mengisi daya, setidaknya ada dua pilihan urutan langkah yang biasa dilakukan.
Pertama, kita kadang menghubungkan charger atau adaptor ke stopkontak dulu, kemudian baru colok kabel cas ke HP. Atau ada yang mencolok kabel cas ke HP dulu, lalu pasang adaptor ke stopkontak.
Sebagian pengguna mungkin mengira jika dua urutan langkah itu sama saja. Padahal, dari dua kebiasaan mengisi daya HP itu, salah satu di antaranya bisa membuat kesehatan baterai menurun.
Lantas, mana yang benar antara colok charger ke stopkontak atau HP dulu? Jika tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, silakan simak penjelasan di bawah ini mengenai cara mengisi daya ponsel yang benar.
Sebagian dari Anda mungkin pernah menjumpai percikan api yang muncul dari stopkontak, saat menyambungkan charger untuk mengisi daya HP.
Percikan api tersebut terjadi akibat terdapat lonjakan tegangan listrik dalam waktu yang singkat.
Baca Juga: Instagram Kenalkan Fitur Pixel, Wajah di Foto Stories Bisa Dipixel
Baca Juga: Asosiasi Siapkan Solusi Larangan Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet
Dikutip dari laman resmi produsen konektor daya, Hongyi Tech Group, yang dilansir Kompas.com, tegangan listrik semacam itu bisa mendorong kesehatan baterai pada HP terus menurun.
Untuk menghindari lonjakan tegangan listrik, pengguna disarankan untuk mengisi daya dengan urutan menghubungkan charger ke stopkontak terlebih dahulu.
Dengan urutan tersebut, tegangan listrik berintensitas tinggi dapat diredam dulu oleh charger.
Setelah menghubungkan charger ke stopkontak, pengguna bisa mulai menyambungkan kabelnya ke port ponsel.
Cara ini dikatakan bakal lebih aman untuk menjaga kesehatan baterai ketimbang menghubungkan charger ke ponsel terlebih dahulu.
Meski dikatakan lebih aman, bukan berarti charger boleh dibiarkan terus menerus terpasang di stopkontak.