Antrean BBM Mengular, Pemkab Tabalong Batasi Pembelian BBM Subsidi Rp 70 Ribu

WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong bergerak cepat menyikapi antrean panjang mengular kendaraan di sejumlah SPBU yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Sebagai langkah penanganan, Pemkab menggelar rapat koordinasi lintas sektoral bersama pengelola SPBU di ruang rapat BPKAD Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Senin (6/7/2026).

Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Tabalong, Hj Hamida Munawarah, dan dipantau langsung oleh Bupati Tabalong H M Noor Rifani melalui sambungan Zoom. Pertemuan tersebut turut melibatkan unsur kepolisian, Satpol PP, serta para pengusaha SPBU.

Hamida Munawarah mengatakan, hasil rapat menghasilkan sejumlah kesepakatan untuk mengurai antrean sekaligus memastikan penyaluran BBM bersubsidi lebih tepat sasaran.

Menurutnya, antrean panjang dipicu oleh perbedaan harga yang cukup jauh antara BBM subsidi dan BBM nonsubsidi, sehingga banyak pengguna Pertamax beralih membeli Pertalite.

aca Juga Kalsel Tetapkan Status Siaga Karhutla, Operasi Modifikasi Cuaca Disiapkan Saat Kondisi Buruk

Baca Juga Balap Liar, 9 Sepeda Motor Diangkut Satlantas Polresta Banjarmasin

Salah satu kesepakatan yang diambil adalah seluruh SPBU di Tabalong akan membuka layanan secara serentak mulai pukul 07.00 hingga 08.00 Wita dan beroperasi sampai selesai.

Baca Juga Kalsel Tetapkan Status Siaga Karhutla, Operasi Modifikasi Cuaca Disiapkan Saat Kondisi Buruk

Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah pengendalian pelayanan sekaligus mencegah pembelian berulang yang tidak wajar.