Kabut Asap Karhutla di Tumbang Nusa Mulai Ancam Jalur Banjarmasin-Palangka Raya Kalteng
WARTABANJAR.COM, PULANG PISAU – Pengguna jalan dari arah Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menuju sejumlah kota di Kalimantan Tengah, seperti Palangka Raya dan Sampit atau sebaliknya, perlu berhati-hati.
Jalur Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga menimbulkan kabut asap.
Tim gabungan yang dimotori Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulpis, masih berjuang keras hingga Sabtu (11/07/2026), dan masih akan berlanjut hingga Minggu (12/07/2026).
Pada Jumat (10/07/2026), dua unit helikopter water bombing bahkan dikerahkan.
Ini karena lokasi karhutla jauh dari jalan dan bara bergerak di bawah lapisan gambut.
Kepala Pelaksana BPBD Pulpis, Herman Wibowo, menerangkan puluhan personel dari BPBD Pulpis, BPBD Provinsi Kalteng, Satgas Udara, Manggala Agni, Dinas Kehutanan, KPHP Kahayan Hilir, TNI, dan Polri terus bekerja.
Mereka menghadapi berbagai kendala seperti cuaca panas, angin yang berubah arah, dan keterbatasan sumber air.
Sementara ini luas lahan yang terbakar di Tumbang Nusa lebih dari 31 hektare.
Karhutla di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) juga semakin mengkhawatirkan. Luas lahan yang terbakar hampir 143 hektare, seiring munculnya 325 titik panas (hotspot) yang tersebar di berbagai kecamatan.
Menurut data Pemerintah Kabupaten Kotim, hingga hari ini telah terjadi 64 kasus karhutla di wilayH mereka. (wartabanjar.com/tamam)