Pambakal Se-Kecamatan Aluh-Aluh Duduk Berdiskusi, Bahas Program Desa Hingga Karhutla
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Pambakal yang baru terpilih di Kecamatan Aluh-Aluh diminta segera menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) setelah dilantik.
Arahan tersebut, disampaikan dalam rapat koordinasi pambakal se-Kecamatan Aluh-Aluh yang digelar di Kantor Desa Aluh-Aluh Besar, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, Selasa (08/09/2026).
Pambakal Desa Aluh-Aluh Besar, Harun, mengatakan rapat membahas sejumlah hal terkait pemerintahan desa, pembangunan hingga penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Salah satu arahan ditujukan kepada pembakal baru di dua desa di Kecamatan Aluh-Aluh, agar segera menyusun RPJMDes.
“Dari tenaga ahli Pemerintah Kabupaten Banjar, meminta agar segera membuat RPJMDes dalam tiga bulan sejak dilantik,” ujar Harun.
Selain RPJMDes, pambakal juga mendapat arahan terkait perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).
“Ketua Apdesi kabupaten meminta untuk segera melakukan perubahan APBDes, paling lambat tanggal 1 Oktober 2026,” katanya.
Selain itu, Harun menyebut rapat tersebut juga menjadi ruang untuk membahas persoalan karhutla, terutama menyangkut pencegahan di tingkat masyarakat.
Baca Juga: Gasak Motor dan HP Kenalan via Aplikasi Kencan, Pria Samarinda Dibekuk Personel Polres Banjar
Baca Juga: Kubah Makam Datu Kalampayan Jalani Renovasi, Ditarget Rampung Dua Tahun
“Kapolsek menyampaikan untuk disampaikan lagi ke masyarakat, agar tidak membakar lahan pertanian, meskipun sudah selesai dipanen,” ungkapnya.
Harun menilai, rapat koordinasi antarunsur pemerintahan diperlukan agar persoalan yang muncul di desa, dapat dibahas bersama dan dicari solusinya.
Ia juga berharap, komunikasi antara Forkopimcam, pemerintah kecamatan, kepolisian, TNI, Apdesi dan pemerintah desa dapat terus berjalan.
“Karena berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, dapat berjalan dengan lebih baik, transparan, efektif, dan tepat sasaran,” pungkasnya. (wartabanjar.com)