Seekor Sapi Terjebak di Septic Tank di Tanah Laut Berhasil Dievakuasi Petugas Damkar Sektor Takisung Gunakan Alat Khusus
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Anggota Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Takisung berhasil mengevakuasi seekor sapi milik warga yang terperosok ke dalam lubang septic tank di Desa Takisung RT 01, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Sabtu (11/7/2026) siang.
Peristiwa tersebut bermula saat petugas piket menerima laporan dari warga.
Pemilik sapi meminta bantuan evakuasi karena tidak memiliki peralatan yang memadai untuk mengangkat hewan ternak berbobot besar tersebut secara mandiri.
Merespons laporan itu, sebanyak tiga personel Damkar Sektor Takisung yang terdiri dari Triyanto, Armani, dan Juwandinor langsung dikerahkan ke lokasi.
Para petugas tiba dan memulai proses penyelamatan dengan kehati-hatian tinggi agar sapi tidak terluka atau mengalami stres.
Personel Damkar Sektor Takisung, Triyanto menjelaskan bahwa proses pengangkatan membutuhkan waktu dan strategi khusus karena ruang yang sempit dan beratnya bobot sapi tersebut.
"Proses evakuasi memang membutuhkan kehati-hatian ekstra karena lubangnya sempit dan sapinya cukup besar. Kami menggunakan peralatan penyelamatan khusus agar sapi bisa diangkat dengan aman tanpa mengalami cedera tambahan," ujar Triyanto.
Setelah berjibaku selama kurang lebih 1 jam 30 menit menggunakan peralatan penyelamatan non-kebakaran, operasi penanganan ini akhirnya dinyatakan selesai pada pukul 14.40 WITA.
BACA JUGA: Cemari Sumur Warga Bati-bati, Bangkai Biawak Membusuk Dievakuasi Damkar Tanah Laut
BACA JUGA: Dramatis! Sapi Warga Guntung Besar Tercebur ke Sumur, Damkar Tanah Laut Berjibaku Lakukan Evakuasi
Sapi tersebut berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup dan sehat.
Pascaevakuasi, pihak Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Laut mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan di sekitar lingkungan tempat tinggal.
Masyarakat diminta untuk memastikan lubang-lubang pembuangan di sekitar rumah tertutup dengan rapat guna mencegah peristiwa serupa terulang kembali. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor: Yayu