WARTABANJAR.COM, BALANGAN- Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Komisi IV Fraksi Gerindra, Nor Fajeri, menghadiri pembukaan ritual adat “Mesiwah Pare Gumboh” masyarakat Dayak Deah Desa Liyu dan Desa Gunung Riut, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalsel, Jumat (10/7/2026).

Mesiwah Pare Gumboh merupakan tradisi syukuran warga Dayak Deah atas panen padi yang selalu melimpah.

Ritual adat ini menjadi bentuk ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta sekaligus wujud pelestarian budaya leluhur masyarakat Dayak setempat.

“Saya sangat mengapresiasi kekompakan warga Dayak Deah Desa Liyu dan Gunung Riut dalam menjaga tradisi Mesiwah Pare Gumboh," ujar Nor Fajeri, dikutip dari laman DPRD Kalsel, Minggu (12/7/2026).

Upacara ini, katanya lagi, bukan hanya syukuran karena panen, tapi juga mempererat silaturahmi antar warga.

Ia menambahkan, tradisi seperti ini perlu terus dijaga dan dilestarikan karena menjadi identitas dan kekayaan budaya Kalimantan Selatan.

BACA JUGA: Agam Rinjani Perlihatkan Suku Dayak di Desa Liyu Balangan Menari di Atas Api

BACA JUGA: Festival Masewah Pare Gumboh ke-8 di Desa Liyu Balangan Terus Dipersiapkan

“Sebagai wakil rakyat, kami mendukung penuh kegiatan adat dan budaya yang berdampak positif bagi kebersamaan masyarakat. Semoga panen ke depan semakin melimpah dan membawa kesejahteraan bagi warga,” tambahnya.

Pembukaan Mesiwah Pare Gumboh dihadiri tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga dari dua desa.

Acara berlangsung khidmat dengan doa bersama dan prosesi adat sesuai tradisi Dayak Deah.

Warga berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus momentum untuk meningkatkan kebersamaan. (wartabanjar.com/*)

Editor: Yayu