“Selain itu, Bank Kalsel harus terus menjaga kepercayaan yang diberikan oleh OJK dan BI secara berkesinambungan. Hal ini perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas SDM yang profesional demi kemajuan layanan Bank Devisa Bank Kalsel ke depan,” pungkasnya.
Solusi Menyeluruh untuk Kebutuhan Ibadah, Edukasi, dan Bisnis Global
Kehadiran Layanan Transaksi Devisa dari Bank Kalsel ini dirancang secara khusus untuk menyasar berbagai segmen masyarakat yang membutuhkan fleksibilitas finansial lintas negara.
Salah satu manfaat utama yang dihadirkan adalah kemudahan bagi masyarakat yang sedang melakukan persiapan ibadah umrah maupun haji.
BACA JUGA: Fachrudin Tegaskan Komitmen Perkuat Bank Daerah dan Percepat Status Bank Devisa
Bagi nasabah yang akan berangkat ke Tanah Suci dan bingung mencari tempat penukaran uang, maka bisa memanfaatkan Layanan Transaksi Devisa dari Bank Kalsel yang hadir menjadi salah satu solusi utama untuk memenuhi kebutuhan mata uang Riyal (SAR).
Bukan cuma untuk kebutuhan ibadah ke Tanah Suci, layanan Bank Devisa ini juga memberikan manfaat besar bagi kelompok nasabah lainnya, antara lain:
- Mahasiswa di Luar Negeri: Memudahkan orang tua yang memiliki anak kuliah di luar negeri dan memerlukan kiriman biaya hidup maupun biaya pendidikan secara rutin setiap bulan.
- Wisatawan (Traveler): Membantu perencanaan keuangan bagi nasabah yang berencana melakukan liburan ke luar negeri.
- Pelaku Usaha Finansial & UKM: Mendukung para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) maupun korporasi yang melakukan transaksi perdagangan atau ekspor-impor dengan mitra bisnis di luar negeri.
- Penerima Dana Lintas Negara: Memfasilitasi nasabah yang secara berkala menerima atau mengirimkan dana dari dan ke luar negeri.
Aktivitas pengiriman dana berkala tersebut didukung oleh layanan Remittance, yaitu layanan pengiriman dan penerimaan dana dari dan/atau ke luar negeri melalui jaringan perbankan internasional yang terhubung menggunakan sistem SWIFT.







