WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kinerja dan daya saing Bank Kalsel agar tidak hanya menjadi bank yang sehat, tetapi juga kuat dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Fachrudin menjelaskan bahwa dalam RUPS tersebut para pemegang saham telah menerima laporan pertanggungjawaban direksi serta laporan pengawasan dari Dewan Komisaris atas kinerja Bank Kalsel sepanjang tahun buku 2025.
“Melalui rapat pemegang saham ini, para pemegang saham menerima laporan pertanggungjawaban direksi serta laporan pengawasan dari Dewan Komisaris. Alhamdulillah juga disetujui pembagian dividen kepada para pemegang saham serta alokasi program CSR,” ujar Fachrudin usai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa Bank Kalsel di salah satu hotel di Banjarmasin, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, sejumlah arahan strategis juga disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin selaku pemegang saham pengendali, khususnya terkait upaya memperkuat kinerja Bank Kalsel agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan asli daerah.
“Beliau menyampaikan bahwa Bank Kalsel saat ini sudah sehat, tetapi harus terus ditingkatkan agar menjadi bank yang kuat, tumbuh secara positif, mampu menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi, dan berdampak pada peningkatan kemampuan keuangan daerah,” jelasnya, dikutip Minggu (8/3/2026).
Fachrudin menambahkan bahwa salah satu fokus utama pengembangan Bank Kalsel ke depan adalah percepatan realisasi status bank devisa yang akan membuka peluang bisnis lebih luas.
Ia mengungkapkan bahwa Bank Kalsel sebenarnya telah memperoleh izin dari otoritas terkait untuk menuju bank devisa, namun masih terdapat beberapa persyaratan administratif yang harus dipenuhi.







