Pemain Borneo FC Diego Michiels Dikenai Sanksi Komdis PSSI, Denda Rp 75 Juta dan Skors
WARTABANJAR.COM - Pemain Borneo FC Samarinda, Diego Robbie Michiels dikenai sanksi denda Rp 75 juta oleh Komdis PSSI buntut pelanggaran di laga Super League antara Persik Kediri vs Borneo FC Samarinda pada 29 April lalu, Rabu (20/5).
Diego Michiels melakukan selebrasi yang berlebihan dengan gerakan menunjuk dan mengepalkan tangan ke arah suporter Persik Kediri.
Aksi ini memancing reaksi dari penonton hingga membuat Komdis PSSI menjatuhkan sanksi skors sebanyak dua pertandingan dan denda Rp 75 juta.
Baca Juga Rekap Hasil Liga Inggris: Arsenal Juara, Chelsea-Man United Menang, Man City Seri, Liverpool Keok
Sebelumnya Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes, memastikan anak asuhnya belum menyerah mengejar gelar juara BRI Super League 2025/2026.
Diketahui, hasil pertandingan pekan ke-33 Super League, Borneo FC Samarinda gagal memetik kemenangan krusial saat bertamu ke markas Persijap Jepara.
Dalam laga hidup mati yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (17/5), tim berjuluk Pesut Etam tersebut harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang tanpa gol 0-0 oleh tim tuan rumah.
Padahal, tiga poin dari kandang Laskar Kalinyamat merupakan harga mati yang wajib diamankan guna menjaga asa dan momentum mereka dalam perburuan takhta gelar juara musim ini.
Dengan menyisakan satu pertandingan pamungkas, situasi ini menempatkan posisi Persib di atas angin karena hanya membutuhkan minimal hasil imbang pada laga terakhir untuk mengunci trofi juara.
Usai peluit panjang dibunyikan, pelatih kepala Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan bahwa segenap pasukannya sebenarnya sudah berjuang mati-matian di atas lapangan untuk menundukkan pertahanan Persijap Jepara, namun mereka terkendala oleh penyelesaian akhir yang buruk.
"Persijap memainkan organisasi permainan yang sangat menarik dan menyulitkan pada babak pertama. Namun, memasuki paruh kedua kami berhasil melakukan beberapa penyesuaian strategi yang diperlukan sehingga performa permainan kami jauh membaik," ujar Fabio Lefundes.
Fabio menambahkan bahwa jalannya laga bertensi tinggi tersebut sebenarnya menyajikan jual beli serangan yang cukup berimbang di antara kedua kubu.