WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Bupati Tabalong HM Noor Rifani meninjau kondisi Pasar Kapar di Desa Kapar, Kecamatan Murung Pudak, Kamis (30/07/2026). 

Dalam kunjungan tersebut, ia menyerap langsung aspirasi pedagang terkait persoalan kebersihan, ketersediaan air, hingga kebutuhan fasilitas pendukung di kawasan pasar.

Menurut H Fani, sapaan akrabnya, salah satu keluhan utama yang disampaikan pedagang adalah tidak berfungsinya pasokan air untuk los basah dan toilet pasar. 

Pemerintah daerah pun langsung meminta dinas terkait melakukan penanganan.

"Sudah kami sampaikan kepada dinas untuk memastikan air bisa berfungsi kembali. Nanti akan dicek bersama PDAM. Untuk jangka panjang, insya Allah akan kita bangunkan sumur agar bisa menyedot air di sana," kata H Fani.

Selain persoalan air, kebersihan pasar juga menjadi perhatian. Berdasarkan laporan Kepala UPTD Pasar, jumlah petugas kebersihan dinilai masih belum mencukupi untuk menjaga kebersihan kawasan pasar.

Baca Juga: Kapolres Tabalong Terima Ketua DPC NU, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Baca Juga: Hingga Juli 2026, BNNK Tabalong Rehabilitasi 25 Pengguna Narkoba, Satu Orang di Bawah Umur

Meski demikian, pemerintah daerah akan lebih dulu mengevaluasi kebutuhan sebelum menambah personel.

"Terkait kebersihan, saya minta dimaksimalkan terlebih dahulu, sambil kita melihat kondisinya," ujarnya.

Dalam dialog bersama pedagang, juga muncul usulan pemasangan kamera pengawas (CCTV) dan penambahan penerangan jalan di sekitar pasar, demi meningkatkan rasa aman dan nyaman.

Menanggapi hal itu, H Fani memastikan pengadaan CCTV telah dianggarkan melalui APBD Perubahan 2026. 

Sementara untuk penerangan jalan, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim).

"Untuk CCTV sudah ada di APBD Perubahan. Sedangkan penerangan jalan nanti akan kami koordinasikan dengan Disperkim, agar lampu-lampu di sekitar pasar bisa dipasang," jelasnya.

Ia juga mendorong para pedagang membentuk paguyuban, agar komunikasi dengan pemerintah lebih mudah dilakukan, terutama dalam menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan yang muncul.