Akibatnya, saat mereka mengalami overstimulation (stimulasi berlebih) atau tidak dapat mengkomunikasikan hal yang diinginkan, ia akan bereaksi dengan rasa kesal, marah, dan frustasi.
10. Gangguan Cemas
Tak hanya orang dewasa, balita juga bisa mengalami kecemasan. Beberapa di antaranya bisa saja mengalami kecemasan akibat stres atau trauma serius, baik secara psikologis atau fisik.
Emosi negatif seperti kekhawatiran, ketakutan, kecemasan, dan kemarahan bisa sangat membebani batin anak-anak.
Gangguan cemas biasanya ditandai dengan sulit tidur atau terbangun di tengah malam akibat night terror (mimpi buruk terus-terusan), hingga sering tantrum. (Wartabanjar.com/bebeclub)
Editor Restu







