Kedua panel tersebut diklaim mampu mencapai tingkat kecerahan lokal hingga 5.000 nit.

Ponsel ini juga memperoleh sertifikasi IP58 dan IP59 yang membuatnya tahan terhadap debu serta semburan air bertekanan tinggi bersuhu panas.

Dari sisi performa, Vivo X Fold 6 ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9500 Super yang dipadukan RAM LPDDR5X Ultra hingga 16 GB serta media penyimpanan UFS 4.1 hingga 1 TB.

Perangkat ini menjalankan sistem operasi (OS) Android 16 yang dipoles antarmuka OriginOS 6 Fold.

Vivo turut menyematkan fitur multitasking baru bernama Atomic Workbench, yang memungkinkan pengguna menjalankan hingga lima aplikasi sekaligus dalam jendela terpisah.

Vivo X Fold 6 hadir dalam pilihan warna biru, putih, dan hitam. Di pasar China, harga Vivo X Fold 6 dijual dalam tiga varian, yaitu RAM 12 GB/256 GB seharga 7.999 yuan (sekitar Rp 21 juta), RAM 16 GB/512 GB seharga 9.999 yuan (sekitar Rp 26,3 juta), dan RAM 16 GB/1 TB seharga 11.999 yuan (sekitar Rp 31,6 juta). (Wartabanjar.com)