Pedro Acosta Gantikan Pecco Bagnaia Bersama Ducati di MotoGP Musim Depan
WARTABANJAR.COM - Ducati mengumumkan perpisahan dengan Pecco Bagnaia dan akan berlaku efektif setelah MotoGP 2026 ini berakhir.
Keputusan ini sekaligus penegasan adanya perubahan besar di susunan pembalap tim pabrikan Borgo Panigale untuk musim 2027
Perjalanan delapan tahun Francesco Bagnaia bersama Ducati akan berakhir setelah MotoGP 2026.
Ducati pun telah menysiapkan Pedro Acosta sebagai penggantinya di tim pabrikan, sementara Bagnaia memulai babak baru bersama Aprilia mulai musim 2027.
Pengumuman terkait bursa pembalap MotoGP mulai bermunculan, setelah pabrikan dan tim sudah capai kesepakatan dengan Liberty Media untuk periode 2027-2031.
Sebelumnya, Ducati lebih dulu mengonfirmasi perpanjangan kontrak Marc Marquez selama dua musim (2027-2028).
Hengkangnya Bagnaia dari tim merah sebenarnya bukan kejutan. Dalam beberapa bulan terakhir, sudah banyak indikasi bahwa kedua pihak akan menempuh jalan berbeda.
Ducati memutuskan merekrut Pedro Acosta untuk isi kursi tim pabrikan, sementara Bagnaia akan melanjutkan kariernya bersama Aprilia dan jadi rekan setim Marco Bezzecchi.
Baca Juga: Tiga Aturan Baru Akan Mulai Diberlakukan Bertahap Sejak di MotoGP Belanda 2026
Baca Juga: Marc Marquez Bakal Cetak Hattrick di MotoGP Belanda 2026?
Pada tahap awal, Bagnaia sempat disebut akan bergabung dengan Yamaha. Namun situasinya berubah setelah Jorge Martin dan Ai Ogura, yang saat ini membela Aprilia, tandatangani kontrak dengan pabrikan asal Iwata tersebut.
MotoGP 2026 jadi musim keenam Bagnaia bersama tim pabrikan Ducati. Namun secara keseluruhan, ia telah ‘nyemplak‘ Desmosedici GP selama delapan musim, termasuk saat membela tim satelit Prima Pramac pada 2019 dan 2020.
Selama masa tersebut, pembalap asal Chivasso itu torehkan dua gelar juara dunia, 31 kemenangan, 63 podium, dan 28 pole position.
Sebelum Bagnaia raih dua gelar beruntun pada 2022 dan 2023, Ducati terakhir kali merebut gelar juara dunia pembalap lewat Casey Stoner pada 2007.
Pabrikan Italia itu membutuhkan waktu 15 tahun dan kerja keras sebelum kembali ke puncak kelas utama.
Musim 2025 jadi masa yang cukup sulit bagi Bagnaia setelah kedatangan Marc Marquez dan hadirnya Desmosedici GP25 yang tak mudah dikendarai.