WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Peristiwa nahas kebakaran yang menimpa dua orang perempuan lansia berumur 70 tahun bernama Siti Suryati, dan Herliani yang berusia 65 tahun, ternyata menyimpan kisah mengharukan.

Suryati dan Herliani adalah korban dalam insiden kebakaran rumah yang terjadi di Jalan Banjar Permai III, Kelurahaan Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Senin (17/08/2026) malam.

Herliani dan Siti Suryati adalah kakak beradik. Siti Suryati, sang kakak, meninggal dunia dalam insiden kebakaran rumah yang mereka tempati tersebut. 

Sedangkan, Herliani berhasil selamat, namun dengan kondisi luka bakar yang cukup parah di tubuhnya.

Sang adik langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ulin Banjarmasin, setelah berhasil keluar dari dalam rumah yang terbakar, untuk mendapatkan pertolongan medis.

Berdasarkan informasi yang dieberikan Ketua RT 05, HM Paurani kepada Wartabanjar.com, Rabu (19/08/2026) siang, kedua perempuan lansia kakak beradik itu memang sudah lama tinggal di rumah tersebut.

Menurut Paurani, korban kebakaran Herliani adalah seorang pensiunan pegawai Bank Indonesia (BI), yang memiliki dua orang anak laki-laki. 

Sehari-harinya, Herliani tidak tinggal serumah bersama anak-anaknya, dan memilih tinggal bersama kakaknya, Suryati.

Baca Juga: Bangunan Ambruk di Jalan Veteran Diduga Akibat Tiang dan Fondasi Sudah Lapuk

Baca Juga: Pemungutan Suara Ulang Pemilihan Rektor ULM Tertutup dan Dijaga Ketat

Adapun Suryati yang meninggal di lokasi kejadian, diketahui tidak pernah menikah dan hidup seorang diri. 

Menurut Paurani, Suryati sehari-harinya memiliki perilaku unik.

Dia hampir setiap hari berdiri di depan rumahnya, sembari menjemur pakaian-pakaian yang ia taruh di tembok pagar rumah tetangga, yang ada di seberang depan rumahnya. 

Selain itu, ungkap Paurani, Suryati selalu terlihat riang gembira, rajin bersepeda keliling komplek atau jogging, sambil mengenakan pakaian dengan warna yang mencolok seperti pink atau merah muda.