Pedro Acosta Gantikan Pecco Bagnaia Bersama Ducati di MotoGP Musim Depan
Beberapa kesulitan tersebut masih berlanjut pada 2026, meski belakangan performanya menunjukkan tanda-tanda peningkatan.
Pecco Bagnaia memang masih memiliki beberapa pekerjaan rumah yang harus ditingkatkan agar bisa kembali bersaing ketat memperebutkan kemenangan.
Meski demikian, torehan empat podium beruntun yang berhasil dikantonginya jelas menjadi sinyal positif, sekaligus modal berharga bagi masa depannya.
Optimisme ini juga digaungkan oleh bos besar Ducati Corse, Gigi Dall’Igna. Sang General Manager bahkan masih menilai Bagnaia sebagai salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.
Alasan Dall’Igna cukup logis, mengingat musim ini masih menyisakan banyak seri balapan dan tumpukan poin yang sangat terbuka untuk diperebutkan.
Di sisi lain, motivasi tinggi juga datang dari kedua belah pihak. Baik kubu Ducati maupun Bagnaia sendiri, sama-sama mengusung tekad bulat untuk menutup babak kerja sama mereka dengan torehan hasil terbaik di akhir musim. Target paling tidak finish 3 besar.
Melalui media sosial, Bagnaia sampaikan pesan emosional kepada Ducati, dan ucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepadanya.
“Kamu adalah impianku dan kemudian jadi kenyataan terindah dalam hidupku. Ketika tiba di MotoGP bersama Ducati, saya pikir telah mencapai sesuatu yang luar biasa, tetapi kamu membuat saya terus percaya. Delapan tahun, 31 kemenangan, 63 podium, 28 pole position, dua kali runner-up dunia dan dua gelar juara dunia, itulah kisah yang kami tulis bersama dan hanya milik kami.”
“Kami tumbuh bersama, melewati berbagai situasi tanpa pernah menyerah dan selalu mendorong satu sama lain untuk memberikan yang terbaik. Kamu memberiku momen paling emosional dalam karier, menjadikanku pembalap yang lebih baik dan pribadi yang lebih bahagia.” (Wartabanjar.com)