Tiga Aturan Baru Akan Mulai Diberlakukan Bertahap Sejak di MotoGP Belanda 2026
WARTABANJAR.COM - Menjelang berlangsungnya seri MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Komisi Grand Prix menetapkan tiga perubahan regulasi, yang akan diterapkan secara bertahap.
Tiga perubahan itu dilakukan demi meningkatkan keselamatan dan menjaga keseimbangan kompetisi.
Perubahan pertama yang diterapkan adalah larangan penggunaan front ride height device, atau yang lebih dikenal sebagai holeshot device.
Perangkat yang selama ini membantu motor merendah saat start tersebut, tidak lagi boleh digunakan mulai MotoGP Belanda yang berlangsung pada 26-28 Juni 2026.
Keputusan itu diambil, setelah Komisi Grand Prix melakukan konsultasi dengan tim-tim peserta, dan memberikan kesempatan tambahan bagi para pembalap untuk beradaptasi melalui sesi latihan start.
Tak hanya itu, regulasi start juga akan mengalami perubahan selanjutnya dan akan diberlakukan mulai MotoGP Jerman 2026.
Perubahan itu terjadi di jarak antarbaris di grid start yang diperlebar dari tiga meter menjadi empat meter.
Dengan perubahan tersebut, ruang antargrup pembalap saat start menjadi lebih longgar, yang diharapkan dapat mengurangi risiko insiden pada tikungan pertama.
Baca Juga: Marquez Makin Dekati Bezzechi di Klasemen Sementara MotoGP 2026
Baca Juga: Bezzecchi Dilarang Ikut MotoGP Ceko 2026 karena Pukul Marshal Pascakecelakaan di Sprint Race
Sementara itu, perubahan jangka panjang mulai diberlakukan pada musim 2028.
Setiap pabrikan nantinya hanya diperbolehkan memasok maksimal enam motor di grid MotoGP. Tim yang mengikuti balapan terdiri atas satu tim pabrikan dan paling banyak dua tim satelit.
Aturan tersebut akan berlaku apabila setidaknya terdapat lima pabrikan berbeda, yang berpartisipasi di kejuaraan dunia MotoGP pada musim bersangkutan.
Ketiga keputusan itu merupakan hasil rapat Komisi Grand Prix yang melibatkan perwakilan FIM, IRTA, MSMA, dan MotoGP, serta sejumlah pejabat teknis dan olahraga.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan aspek keselamatan, sekaligus menjaga persaingan tetap kompetitif di era MotoGP modern. (Wartabanjar.com)