WARTABANJAR.COM, BARABAI- Pelayanan kesehatan masyarakat tidak hanya bergantung pada tenaga medis di Puskesmas dan rumah sakit.
Di tingkat desa, kader Posyandu menjadi garda terdepan yang berperan aktif membantu pemantauan kesehatan warga setiap bulan.
Peran penting tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus memperkuat kapasitas para kader melalui Sosialisasi dan Orientasi 25 Kecakapan Kader Posyandu Bidang Kesehatan Tingkat Kabupaten HST Tahun 2026 Angkatan II yang digelar di Aula Bakti Husada Dinas Kesehatan HST, Senin (15/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 100 kader Posyandu dari berbagai kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Para peserta mendapatkan pembekalan terkait keterampilan dasar yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan Posyandu, mulai dari pelayanan kesehatan, edukasi masyarakat, pencatatan dan pelaporan hingga pemberdayaan masyarakat.
Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, mengatakan kader Posyandu memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.
Menurutnya, kader Posyandu tidak hanya membantu tenaga kesehatan dalam pelaksanaan pelayanan dasar, tetapi juga menjadi agen perubahan yang berperan aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan.
“Kader Posyandu adalah garda terdepan pelayanan kesehatan di lingkungan masyarakat. Mereka hadir langsung di tengah warga untuk membantu pemantauan kesehatan ibu dan anak, memberikan edukasi, serta menggerakkan perilaku hidup sehat,” ujarnya.







