QR Code BBM Subsidi Akan Dibuat Dinamis Guna Hindari Pemalsuan

WARTABANJAR.COM – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) akan memperbarui sistem Quick Response (QR) Code, bagi pengguna mobil untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Hal ini dilakukan guna mencegah penyalahgunaan dan pemalsuan barcode, yang belakangan disinyalir marak terjadi.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan, sistem QR Code yang saat ini dipakai masih bersifat statis, dan nanti akan diubah jadi dinamis hingga lebih sulit dipalsukan atau diduplikasi.

“QR Code yanfg berlaku sekarang kan statis, nanti akan (dibuat) dinamis. Dengan dinamis itu, tidak ada lagi potensi-potensi seperti ini (pemalsuan), duplikasi yang dikeluarkan atau dikembangkan oleh orang tertentu karena teknologi AI (Artificial Intelligence),” kata Wahyudi di Pelabuhan Peti Kemas Makassar, Sulawesi Selatan, pekan ini.

Baca Juga: Jemaah Haji Debarkasi Banjarmasin Tiba di Asrama Haji, ini Doa Gubernur Kalsel

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kalsel Hari ini, BMKG Prediksi Cerah Berawan

Menurut Wahyudi, perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI, memungkinkan pelaku memanfaatkan foto kendaraan untuk membuat pelat nomor, hingga surat tanda nomor kendaraan (STNK) palsu yang menyerupai dokumen asli, kemudian digunakan untuk mendaftarkan kendaraan ke aplikasi MyPertamina.

Karena itu, BPH Migas akan memperkuat sistem keamanan QR Code dengan fitur tambahan yang sulit disalahgunakan.