WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Sedikitnya 500 kepala keluarga (KK) terdampak akibat kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di kawasan Pasar Jiung, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) malam.

Api yang cepat membesar kemudian menjalar ke rumah-rumah lain di kawasan permukiman padat tersebut hingga menghanguskan ratusan bangunan semipermanen.

Berdasarkan laporan sementara Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, titik awal kebakaran berada di RT 14 RW 04.

Baca Juga: Kafe Forester 3 Hadir di Kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel

Baca Juga: Minim Literasi Digital, ASN pun Jadi Korban Penipuan

"Api diduga berasal dari korsleting listrik rumah di RT 14. Lalu seorang warga mengambil APAR ke pos RW. Namun, api sudah terlalu besar dan tidak bisa dipadamkan dengan APAR," terang laporan itu.

Laporan kebakaran pertama kali diterima petugas pada pukul 20.55 WIB. Unit pemadam dari Sektor III Kemayoran tiba di lokasi sekitar pukul 21.03 WIB.

Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas.

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara mengatakan, obyek yang terbakar merupakan rumah tinggal dengan jenis bangunan rendah.

"Obyek yang terbakar merupakan rumah tinggal dengan jenis bangunan rendah," ujar Bayu dalam keterangan tertulis, Selasa (2/6/2026) dini hari.

Sebanyak 33 unit mobil pemadam kebakaran dan 165 personel dikerahkan untuk menangani peristiwa tersebut. Setelah hampir tiga jam penanganan, kobaran api akhirnya berhasil dilokalisir pada pukul 23.30 WIB.

"Laporan terima berita pukul 20.55 WIB, unit tiba pukul 21.03 WIB, api berhasil lokalisir pukul 23.30 WIB, obyek yang terbakar itu rumah semi permanen," tulis laporan tersebut.

Akibat kebakaran tersebut, sekitar 500 kepala keluarga (KK) terdampak. Selain itu, delapan warga dilaporkan dilarikan ke Rumah Sakit Hermina, karena mengalami sesak napas akibat menghirup asap kebakaran. (Wartabanjar.com0