WARTABANJAR.COM - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan, menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, melalui kampanye sosialisasi anti-korupsi.

Sebagai bentuk penegakan integritas dalam setiap pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur, Dinas PUPR Provinsi Kalsel pun berkomitmen penuh memerangi korupsi.

Langkah-langkah strategis pun dilaksanakan. Pertama, menolak gratifikasi dan suap dengan memastikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga kerja, tidak menerima maupun memberi bentuk hadiah atau imbalan yang melanggar ketentuan.

Langkah kedua, memperkuat integritas diri dengan menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam setiap tindakan, serta pengambilan keputusan.

Selanjutnya, membangun budaya transparan guna mendorong partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, untuk bersama-sama melawan korupsi demi masa depan Banua yang lebih baik.

Melalui semangat “Integritas hari ini, masa depan negeri”, Dinas PUPR Kalsel mengajak seluruh lapisan masyarakat dan mitrakerja, untuk saling mendukung dan menjaga integritas, demi mewujudkan pelayanan publik yang bersih serta dipercaya.

Baca Juga: Cegah Karhutla, PUPR Kalsel Turunkan 53 Personel dan Perkuat Pembasahan Hutan Lindung

Baca Juga: Panitia Umumkan Pemenang Lomba Foto Infrastruktur Banua Dinas PUPR Kalsel

"Jangan memberi, jangan menerima. Mari wujudkan budaya antikorupsi dengan menjunjung kejujuran, integritas, dan tanggung jawab," tulis akun Instagram @dinaspuprkalsel. (Wartabanjar.com/*)