اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ حَجًّا مَبْرُورًا، وَسَعْيًا مَشْكُورًا، وَذَنْبًا مَغْفُورًا
Allāhummaj’alhu ḥajjan mabrūran, wa sa’yan masykūran, wa dzanban maghfūrā.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah hajiku sebagai haji yang mabrur, usahaku sebagai usaha yang diterima, dan dosaku sebagai dosa yang diampuni.” (Lathaif al-Ma’arif [Beirut: al-Maktab al-Islami], vol 1, h 115)
Doa ini memiliki kedudukan istimewa lantaran merangkum tujuan utama ibadah haji, yaitu diterimanya amal oleh Allah serta terhapusnya dosa-dosa seorang hamba.
Haji yang mabrur sendiri merupakan cita-cita setiap jamaah, sebab balasan bagi haji mabrur tidak lain adalah surga. (Wartabanjar.com/MUI)
Editor Restu







