Dosen sekaligus Asisten Profesor di Departemen Teknik Geologi UGM, Dr Sarju Winardi menyampaikan, pihaknya juga telah melakukan pengukuran suhu panas menggunakan kamera termal.

"Maka kadang-kadang butuh waktu agak lama. Berkumpul di sofa, berkumpul di pakaian, berkumpul di kain dalam jumlah waktu yang cukup, untuk menyala. Tetapi kalau kandungannya masih sedikit, belum menyala," kata Sarju.

Ia menjelaskan, benda berpori seperti pakaian dan sofa bisa menyimpan gas.

"Relatif lebih aman ketika sirkulasi udara dibuka. Kemudian ada kipas angin juga maka kadarnya sangat berkurang. Insyaallah aman karena potensi terbakar menjadi berkurang ketika sudah di luar ruangan," imbuhnya. (Wartabanjar.com)