Iwan Aflanie Pendaftar Pertama Calon Rektor ULM, Panitia Tunggu Hingga 4 Juni 2026

Kemudian, calon rektor harus bebas dari hukum disiplin tingkat sedang maupun berat, tidak pernah dipidana, serta tidak memiliki catatan pelanggaran integritas akademik.

“Dokumen pendaftaran diserahkan kepada panitia pemilihan dalam bentuk hard copy paling lambat tanggal 4 Juni 2026,” kata Irfani.

Namun, deadline itu bisa diundur hingga 7 Juni 2026 apabila pendaftar belum mencapai 4 calon.

Berkas pendaftaran diserahkan ke Panitia Pemilihan Rektor di Ruang Senat ULM, Gedung Rektorat Lantai 3, Jalan Brigjen Hasan Basry, Banjarmasin.

Setelah itu, panitia akan melakukan verifikasi administrasi sebelum menetapkan nama-nama bakal calon pada 10 Juni 2026.

Tahapan berikutnya akan mempertemukan para bakal calon dalam sidang senat terbuka untuk menyampaikan visi, misi, dan program kerja di hadapan senat universitas pada 22-27 Juni 2026.

Pada rentang waktu yang sama, senat tertutup juga digelar untuk menentukan tiga nama calon rektor yang akan melaju ke tahap pemilihan.

Adapun pemilihan Rektor ULM dijadwalkan berlangsung pada 26 Agustus 2026 dengan status tentatif.

Sementara Iwan Aflanie mengatakan mengusung gagasan “think, act, and impact” atau berpikir, bertindak, dan berdampak, dalam pencalonannya.

Dengan gagasan itu, ia akan berusaha membawa ULM menjadi lebih kompetitif hingga tingkat internasional, namun tetap dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami berusaha seoptimal mungkin untuk meningkatkan daya saing ULM sampai level internasional, meningkatkan kesejahteraan sivitas akademika, dan memperkuat kemandirian universitas,” ujarnya.