WARTABANJAR.COM – Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Idul Kurban dirayakan serentak pada Rabu (27/5/2026).
Seusai menjalankan Sholat Idul Adha, Umat Islam melakukan penyembelihan hewan kurban, biasanya sapi, kambing atau kerbau.
Bagi sebagian orang ada yang merasa khawatir bahkan takut menyantap daging kambing.
Di masyarakat, ada beberapa mitos terkait daging kambing yang diyakini kebenarannya, meski secara medis tidak sepenuhnya benar.
Mengutip internafkui.or.id, salah satu mitos yang paling dipercaya masyarakat adalah daging kambing dapat meningkatkan tekanan darah.
Sehingga penderita tekanan darah rendah “diwajibkan” mengonsumsi daging kambing.
Baca Juga: Di Tanah Suci Ini Permohonan dan Doa Raffi Ahmad Saat Cium Hajar Aswad
Baca Juga: Perbedaan Kumandang Takbir Idul Adha dengan Idul Fitri, Pahami Takbir Mursal dan Takbir Muqayyad
Benarkah? Tekanan darah rendah atau hipotensi (tekanan darah kurang dari 90/60) disebabkan oleh berbagai hal.
Bisa karena perdarahan, kurang minum sampai dehidrasi karena berbagai sebab, kelelahan atau kurang tidur.
Selan itu juga bisa karena gangguan pada jantung baik karena kelainan katup atau serangan jantung bahkan gagal jantung.
Di masyarakat, tanpa melihat penyebab rendahnya tekanan darah rendah, masyarakat biasanya langsung menganggap daging kambing adalah “obat mujarab”.
Karena menyakini, maka mereka mengonsumsinya tanpa kontrol.





