WARTABANJAR.COM, BARABAI – Semangat menjaga lingkungan mewarnai pelaksanaan pembagian daging kurban di Masjid Al Huda, Sungai Tabuk, Mandingin, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Jika umumnya daging kurban dibagikan menggunakan kantong plastik, panitia kurban di masjid tersebut memilih memanfaatkan jintingan purun sebagai wadah pembagian kepada warga.

Langkah ini dilakukan untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai yang berpotensi menambah volume sampah pasca Idul Adha.

Panitia Ibadah Kurban Masjid Al Huda, Muhammad Ibrahim, mengatakan penggunaan jintingan purun merupakan upaya sederhana yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Menurutnya, wadah berbahan anyaman purun itu lebih bermanfaat karena dapat digunakan kembali oleh masyarakat setelah menerima daging kurban.

Baca Juga Bawa Parang, ODGJ di Desa Aluan HST Kembali Dievakuasi Polisi

Baca Juga 8 Remaja Terduga Pelaku Pengeroyokan di Sungai Jingah Banjarmasin Menyerahkan Diri

“Kalau menggunakan plastik biasanya langsung dibuang setelah dipakai. Sedangkan jintingan purun masih bisa dimanfaatkan lagi untuk berbagai keperluan rumah tangga,” ujarnya, Sabtu (30/5/2026).

Ia menjelaskan, sebanyak 348 jintingan purun digunakan dalam pendistribusian daging kurban tahun ini.

Wadah tersebut merupakan bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten HST yang selama beberapa tahun terakhir mendukung pelaksanaan kurban ramah lingkungan di Masjid Al Huda.

Selain membantu mengurangi sampah plastik, penggunaan jintingan purun juga menjadi sarana memperkenalkan kembali kerajinan tradisional khas Banjar kepada masyarakat.

“Ini bukan hanya soal wadah daging kurban, tetapi juga bagian dari upaya melestarikan produk kerajinan lokal agar tetap dikenal dan memiliki nilai ekonomi,” katanya.

Ibrahim mengungkapkan masyarakat menyambut baik penggunaan jintingan purun tersebut. Banyak warga menilai wadah tradisional itu lebih unik, kuat, dan dapat dipakai kembali setelah kegiatan kurban selesai.

Ia berharap semakin banyak masjid dan panitia kurban yang menerapkan konsep serupa pada tahun-tahun mendatang sehingga jumlah sampah plastik saat Iduladha dapat terus ditekan.