WARTABANJAR.COM, BARABAI – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi momen istimewa bagi Bank Sampah Digital Ratikita.id.

Setelah lebih dari lima tahun beroperasi, komunitas pengelola sampah berbasis digital itu akhirnya melaksanakan kurban perdana dengan mengusung konsep ramah lingkungan di Kelurahan Bukat, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, Sabtu (30/5/2026).

Tidak hanya menyembelih satu ekor sapi kurban, Ratikita.id juga menerapkan sejumlah langkah untuk meminimalkan timbulan sampah dan dampak lingkungan selama proses pelaksanaan kurban.

Direktur Ratikita.id, Muliyadi Saputra, mengatakan kurban perdana tersebut menjadi tonggak penting perjalanan lembaga yang telah beroperasi selama lima tahun empat bulan dalam mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah dan lingkungan.

“Alhamdulillah, setelah menempuh perjalanan panjang selama 5 tahun 4 bulan kami beroperasi bisa menunaikan ibadah kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah,” ujarnya.

Baca Juga Bawa Parang, ODGJ di Desa Aluan HST Kembali Dievakuasi Polisi

Baca Juga Asyik Pesta Miras dan Isap Lem di Indekos Pelaihari, Lima Remaja Diamankan Satpol PP Tanah Laut

Pelaksanaan kurban melibatkan tim perintis Ratikita.id, keluarga, serta sejumlah pihak yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan bank sampah digital tersebut.

Menurut Muliyadi, kurban yang dilaksanakan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk syukur dan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Ia menilai nilai pengorbanan dalam ibadah kurban tidak hanya diwujudkan melalui penyembelihan hewan, tetapi juga melalui keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama serta lingkungan sekitar.

Karena itu, Ratikita.id menerapkan konsep kurban ramah lingkungan dengan menggunakan wadah yang dapat dipakai kembali untuk pendistribusian daging kurban.

Selain itu, limbah hasil penyembelihan juga dikelola agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.

“Menjaga kebersihan lingkungan juga bagian dari implementasi nilai-nilai ketakwaan yang ingin kami hadirkan dalam pelaksanaan kurban ini,” katanya.