WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Kementerian Agama Kabupaten Tabalong terus mendorong percepatan sertifikasi guru madrasah, melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan sebagai bagian dari program akselerasi nasional.
Hingga akhir 2025, lebih dari separuh guru madrasah di Kabupaten Tabalong telah mengantongi sertifikat pendidik.
Penata Kelola Madrasah, Pendidikan Agama dan Keagamaan Kemenag Tabalong, Ahmad Junaidi mengatakan, masih ada hampir separuh guru yang belum bersertifikasi dan menjadi prioritas utama pada tahun 2026.
Baca Juga: DKP3 Tabalong Gelar Bimtek Pengolahan Hortikultura di 12 Kecamatan
Baca Juga: Pelatihan Pengelolaan Sampah Perkantoran Digelar DLH Tanbu
“Jadi diharapkan kami di tahun 2026 ini, dari sisa yang belum bersertifikat sekitar 47,75 persen, mudah-mudahan target pemerintah pusat, khususnya di Kementerian Agama, sisanya bisa terpanggil semuanya, dengan syarat ketentuan yang bisa mereka lengkapi,” ujar Ahmad Junaidi, Senin (25/5/2026).
Program percepatan sertifikasi tersebut menjadi bagian dari target nasional Kementerian Agama RI, untuk mensertifikasi 600 ribu guru dalam kurun waktu dua tahun.







