Kantor Kemenag Tabalong pun, menjadi salah satu pusat koordinasi pelaksanaan program bagi guru madrasah di daerah.
Berdasarkan data Kemenag Tabalong, dari total 1.244 guru madrasah yang tercatat, sebelumnya hanya sekitar 26 persen yang telah memiliki sertifikat pendidik sebelum program percepatan dijalankan.
Sepanjang tahun 2025, sebanyak 316 guru madrasah di Tabalong dipanggil mengikuti PPG dalam jabatan, yang dibagi dalam empat angkatan.
Dengan tambahan tersebut, capaian sertifikasi guru madrasah di Tabalong meningkat sebesar 25,4 persen sehingga total guru bersertifikasi kini mencapai 52,25 persen.
Kemenag Tabalong berharap seluruh guru madrasah yang belum tersertifikasi segera melengkapi persyaratan administrasi agar dapat mengikuti program PPG dalam jabatan tahun 2026.
Langkah ini dinilai penting untuk mendukung target pemerintah pusat, dalam menuntaskan sertifikasi guru madrasah di seluruh Indonesia. (wartabanjar.com/Suhardi)







