Jelang Idul Adha 2026, Juru Sembelih Halal HST Ingatkan Pentingnya Pisau Tajam untuk Sembelih Halal

WARTABANJAR.COM, BARABAI– Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Dewan Pimpinan Daerah Juru Sembelih Halal (DPD JULEHA) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mengingatkan pentingnya teknik penyembelihan hewan kurban yang sesuai syariat dan memperhatikan prinsip ihsan terhadap hewan.

Bendahara DPD JULEHA HST, Norzikri, mengatakan sebagian besar keberhasilan proses penyembelihan sangat dipengaruhi ketajaman alat sembelih yang digunakan.

“Bisa kita katakan 80 persen keberhasilan penyembelihan ada di ketajaman alat sembelih,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

Ia menjelaskan, para juru sembelih halal di HST yang tergabung dalam organisasi JULEHA sebelumnya telah mengikuti pelatihan dan sertifikasi juru sembelih halal.

Menurutnya, para anggota JULEHA berasal dari berbagai kalangan dan instansi, mulai dari MUI, Kementerian Agama, tuan guru, guru pesantren, guru madrasah, takmir atau DKM masjid, pengusaha sapi, hingga instansi kesehatan, perikanan dan peternakan.

“Saat ini juru sembelih halal yang terdata di organisasi JULEHA HST ada 56 orang. Sedangkan secara umum, jumlah juru sembelih di HST lebih dari seratus orang. Insya Allah jumlah tersebut cukup untuk membantu proses penyembelihan hewan kurban di HST,” jelasnya.

Norzikri menuturkan terdapat sejumlah syarat khusus untuk menjadi juru sembelih halal, di antaranya harus beragama Islam, berakal sehat, memahami tata cara penyembelihan, serta wajib membaca “Bismillahi Allahu Akbar” saat proses penyembelihan dilakukan.

BACA JUGA: 1.386 Hewan Kurban Tersedia di HST Jelang Iduladha, Dinas Pertanian Pastikan Belum Ada Temuan PMK

BACA JUGA: Bagikan 3.456 Porsi, SPPG Kasarangan HST Mulai Salurkan MBG untuk Ibu Hamil dan Balita