DKP3 Tabalong Gelar Bimtek Pengolahan Hortikultura di 12 Kecamatan

“Tentu hal ini akan menambah nilai jual produk, sementara untuk instruktur Bimtek memberdayakan penyuluh setempat,”imbuh Astuti.

Tidak hanya menghadirkan materi teori, bimtek juga dilengkapi dengan sesi praktik pengolahan hasil hortikultura.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diajarkan cara membuat selai tomat dari bahan hasil pascapanen, sebagai upaya meningkatkan nilai tambah produk pertanian.

Pelaksanaan bimtek dilatarbelakangi oleh perkembangan sektor hortikultura di Tabalong yang terus menunjukkan peningkatan, baik dari sisi luas tanam, hasil panen, maupun jumlah produksi.

“Melalui pelaksanaan bimtek yang menjangkau seluruh kecamatan di Tabalong, para petani diharapkan tidak hanya memahami teknik budidaya, tetapi juga mampu mengolah serta memasarkan hasil panen secara lebih optimal,” beber Astuti.

Langkah tersebut dinilai penting, untuk mendorong perkembangan sektor hortikultura daerah sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat. (wartabanjar.com/Suhardi)