“Dengan adanya literasi, masyarakat terutama generasi muda selain bisa belajar dari tragedi itu, juga tidak akan mudah dibutakan oleh isu-isu yang menggiring opini publik guna epentingan pribadi dan kelompok tertentu,” ucapnya.

Diungkapkan Mursalin, salah satu literasi yang mengangkat Tragedi Jumat Kelabu adalah buku "Amuk Banjarmasin" yang disusun tim YLBHI. (Wartabanjar.com)